Sai (Naruto)
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Sai
(サイ) |
|
Karakter dalam manga Naruto
|
|
Debut:
|
manga chapter 281
|
Profil
|
|
Desa asal:
|
|
Tingkatan ninja:
|
ANBU
|
Umur:
|
17
|
Warna mata:
|
hitam
|
Warna rambut:
|
hitam
|
Berat badan:
|
48 kg
|
Tinggi badan:
|
170,4 cm
|
Keahlian
|
|
Sumi sampoo no
jutsu
Choujuu giga |
|
Sai (サイ Sai?) adalah salah satu tokoh manga dan anime Naruto. Dia adalah seorang ANBU dari roots yang tidak memiliki
perasaan. Kemunculan Sai dianggap sebagai pengganti Sasuke yang membelot ke
pihak Orochimaru.
Daftar isi
[sembunyikan]
|
Sai adalah seorang ANBU yang
berasal dari divisi roots. Motto roots adalah tidak
memiliki perasaan, teman, rumah, dan masa lalu. Yang mereka punya hanyalah
misi. Sehingga membuat Sai tidak memiliki kemampuan untuk merasakan dan
mengekspresikan emosi. Nama Sai sendiri adalah codename yang diberikan Danzo kepadanya, sedangkan nama
aslinya tidak diketahui.Awalnya di Roots, Sai bertemu dengan seorang
"teman" yang dianggap sebagai kakaknya yang kebetulan juga memiliki
hobi menggambar. Dia sangat senang berharap dapat bersama-sama dengan
"kakaknya" menjalani misi bersama-sama. Namun sayang, kakaknya
kemudian meninggal karena suatu penyakit yang membuat Sai sendirian dan menjadi
tidak berperasaan lagi
Sai adalah nama sandi sedangkan
nama aslinya tidak diketahui. Sai berperawakan langsing, ia memakai baju hitam
dengan lengan asimetris, menggunakan sarung tangan, dan bajunya terbuka di
bagian pusar. Rambutnya lurus dan hitam, matanya juga hitam. Dia selalu
menunjukkan senyum buatan, karena dia mempelajarinya di buku bahwa senyum dapat
mencairkan suasana dan dapat menipu orang. Dia sering bertutur kata tidak sopan
tanpa ekspresi wajah sedikitpun, sehingga membuat Naruto dan Sakura sangat jengkel
kepadanya. Hobi Sai adalah menggambar, namun dari sekian ratusan gambar yang ia
buat, tidak ada satupun gambar yang diberinya nama karena ia tidak merasa
apapun pada saat menggambar.
Kemampuan Sai termasuk unik, dia
menggunakan tehnik yang bisa membuat benda yang dilukisnya menjadi nyata dengan
medium kertas khusus. Dia bisa membuat tikus, burung, harimau, bahkan
menghilang dengan medium ini. Biarpun tidak seekstrim kibaku nendo milik
deidara, tetapi tetap bisa mematikan.
Kemunculan awal sai ialah,
ketika dia menerima misi dan codename dirinya
dari Danzo, pemimpin roots. Lalu dia
"menyerang" Naruto hanya sebagai percobaan. Naruto, Chouji, dan
Shikamaru lalu melawan Sai. Tetapi Sai kabur dan melarikan diri. Setelah berapa
lama, Tsunade memanggil Naruto dan Sakura, untuk diberi pengarahan tim mereka
untuk sementara. Yaitu, pengganti sementara kakashi, Yamato, dan pengganti sasuke, Sai. Tetapi Naruto dan Sakura tidak menyukai Sai karena perkataanya
yang kasar dan kotor. Bahkan dia sempat ditinju oleh Sakura.
Mereka lalu melanjutkan
perjalanan ke Tenchikyou bridge. Dalam perjalanan kesana, Yamato sebagai kapten
tim 7 sementara memberikan pengarahan agar Naruto, Sakura, dan Sai dapat
bekerja sama sebagai tim dan teman yang baik. Tujuan mereka kesana adalah untuk
menemui mata-mata kiriman Sasori, yang ternyata adalah Kabuto. Tetapi, Kabuto
ternyata hanya berpura-pura mengabdi pada Sasori dan balik menyerang Yamato.
Pertempuran snegit tidak bisa dihindarkan. Sai berhasil lolos dan menemui
Orochimaru, sedangkan teman-temannya sedang sibuk menenangkan Naruto yang berserk. Dia lalu menyerahkan diri ke
Orochimaru.
Sai lalu dipertemukan dengan
Sasuke oleh Orochimaru. Pada saat itulah untuk pertama kalinya ia merasakan
ketakutan yang luar biasa, hanya dengan melihat mata sasuke. Dia lalu
mengatakan bahwa Naruto menganggapnya sebagai saudara, tetapi Sasuke mengatakan
bahwa ia hanya punya 1 saudara, yang harus ia bunuh.
Sai lalu dibimbing menuju sebuah
ruangan. Dia lalu dikunci disana, dan membuka bingo book yang berisi daftar
foto-foto orang yang harus Ia bunuh, termasuk foto Sasuke di dalamnya. Lalu
Yamato datang dan mendobrak pintu, dan menanyakan tujuan sebenarnya dari Sai
mengikuti Orochimaru. Sakura lalu menanyakan tentang kehancuran konoha apabila
Danzo membantu kehancuran konoha oleh Orochimaru. Tetapi sepertinya Sai tidak
peduli, dia mengatakan bahwa dia hanya alat milik danzo, yang tidak memiliki
perasaan. Dia juga mengatakan bahwa buku bingo yang dia gambar adalah hadiah
untuk kakaknya yang sudah meninggal.
Sai lalu dibawa ke atas, tetapi
diselamatkan oleh Kabuto. Tetapi, diluar dugaan sai malah membantu yamato
menangkap Kabuto, karena tersentuh kata-kata naruto yang mengatakan bahwa Ia
dan Sasuke telah terjalin ikatan, biarpun ia membencinya. Tim 7 lalu dipecah
menjadi 2 bagian, sai bersama Naruto dan Yamato bersama sakura. Setelah berapa
lama, naruto jatuh pingsan dan disuruh istirahat oleh Sai. Lalu orochimaru
datang dan mempertanyakan kesetiaan sai. Naruto yang masih kepayahan, menyuruh
Sai kabur dan mencari sasuke sementara ia mengulur waktu. Naruto
mengingatkannya pada kakaknya dan akhirnya dia bisa tersenyum dari lubuk
hatinya dan menggambarnya dan kakaknya sedang bergandengan tangan. Sai akhirnya
menemukan Sasuke, dan bukannya membunuhnya, tetapi malah mengajak sasuke untuk
pergi bersamanya. Sasuke menolak dan menyerangnya. Tim 7 lalu bersama-sama
menyerang sasuke, tetapi dihalau oleh sasuke menggunakan tehnik barunya chidori nagashi. Sasuke pun menyatakan bahwa
Ia hanya memiliki 1 ikatan dengan kakaknya yang harus dibunuhnya dan tidak
menganggap Naruto sebagai saudaranya. Naruto dan Sakura yang syok atas
pernyataan tersebut, kemudian kembali ke Konoha beserta Sai dan Yamato dengan
perasaan kecewa.
Setelah sampai di Konoha, dia
meminta Danzo untuk ditempatkan di tim 7. Akhirnya, Sai bisa berekpresi dan
berperasaan kembali, tentunya dengan bantuan Sakura dan Naruto yang
mengajarinya cara bertaman yang baik.
Sai yang tidak bisa berekspresi,
pergi ke perpustakaan dan membaca buku, "bagaimana cara
berekspresi". Sakura yang melihatnya, membantunya
untuk mempelajarinya. Dia danNaruto memberitahukannya untuk memanggil teman-temannya dengan
nama panggilan agar lebih akrab. Sai pun segera mempraktekkannya dengan
memanggil Sakura "anjing jelek", dengan hasil dia dan Naruto mendapat
pukulan di wajah mereka.
Mereka lalu menjenguk Kakashi yang
saat itu sedang dirawat di rumah sakit. Saat mereka sedang bercakap-cakap,
Asuma dan anggota tim 10 datang dan mengajak mereka makan yakiniku bersama. Ino dan Choji pun segera berkenalan dengan Sai. Pada saat itu, Sai
hampir mengatakan "gendut" pada Choji. Tapi Naruto segera
menghentikannya dan memberitahukannya untuk tidak pernah mengatakan "gendut"
di depan Choji. Hal ini membuat Sai berpikir untuk tidak memberi nama panggilan
yang terlalu jujur, sehingga dia memanggil Ino "nona cantik" dan
langsung membuat Sakura menghajarnya dan mengobrak-abrik kedai.
0 komentar:
Posting Komentar